Ya! Mungkin itulah kata yang tepat untuk menggambarkan bagaimana perilaku kebanyakan manusia yang ada di bumi ini, tak terkecuali kota tempat kelahiran saya, Yogyakarta. Bagaimana kita lihat dengan mudahnya orang menilai sebuah makanan itu enak atau tidak, lalu membuangnya ketika makanan tersebut rasanya tidak enak, bahkan ironisnya membuang makanan yang ada di piring hanya karena merasa kekenyangan! Apakah Anda pernah melihat bagaimana orang yang tidak bisa makan? Mereka mengais-ngais sampah hanya untuk mencari sisa makanan yang dibuang, pernahkah terpikir bagaimana rasanya makanan tersebut? Tidak akan pernah, kecuali Anda mencoba berempati terhadap mereka. Saya bukanlah "Wong Agung" yang sempurna, atau orang suci yang tidak tersentuh dosa, tidak, saya mungkin sama dengan orang dalam gambaran diatas. Saya masih terlalu kotor untuk mengatakan diri saya sempurna, atau bahkan sekadar untuk mencoba memiliki jiwa "Narima Ing Pandum", yaitu menerima apapun yang Tuhan berikan kepada kita dengan ikhlas, belum, saya masih belajar.
Lewat blog ini, saya hanya ingin mengajak semua orang untuk mulai peduli dengan sesama, mulailah dari diri kita sendiri. Ketika bangun tidur, kita bisa menatap indahnya mentari pagi, namun bagaimana dengan orang yang tidak dikaruniai penglihatan sempurna? Gemercik suara air atau lagu kesayangan pun dengan mudah bisa kita dengar, bagaimana dengan orang yang pendengarannya tidak sempurna? Masih banyak kenikmatan kecil yang tidak kita sadari, namun akan menjadi kenikmatan luar biasa ketika orang tidak memiliki kenikmatan kecil tersebut. Benar atau tidaknya, silakan Anda nilai sendiri dengan akal pikiran Anda. Dan ingat, akal dan pikiran pun karunia Tuhan juga, kan?
Terakhir, untuk Anda yang saat ini merasa sudah cukup mapan, kaya, ikhlas dan punya rasa sosial yang tinggi silakan tutup saja blog ini dan kembalilah jalani kehidupan yang sudah Anda jalani selama ini, tidak perlu melanjutkan membaca atau mengikuti blog ini karena Anda akan merasa jijik, bahkan bisa saja (maaf) muntah. Yah... minimal tidak bisa makan minum dengan enak untuk beberapa waktu. Silakan close blog ini mulai sekarang.
Untuk Anda yang merasa egois, tidak pernah bersyukur, atau minimal jarang bersyukur, saya ucapkan selamat kepada Anda mungkin ini bisa Anda sebut hidayah dari Tuhan, atau perubahan hidup, silakan istilahkan sendiri. Ingat, saya tidak pernah meminta atau janjian sebelumnya dengan Anda. Jadi, bagi siapa saja yang kebetulan masuk di blog ini, saya hanya bisa berdo'a semoga isi blog ini memberi manfaat untuk Anda. Jika belum yakin atau berubah pikiran, tutup saja blog ini sekarang. Renungkan lagi apakah mau melanjutkan "petualangan" di blog ini atau tidak. Tapi jika sudah yakin mau berubah, silakan lanjutkan membaca dan mencermati semua yang ada di blog ini. Saya hanya bisa mengucapkan Alhamdulillah, selamat datang saudaraku...








